Pengembangan Depo Pangan Halal: Komitmen Universitas Brawijaya dalam Menyediakan Produk Halal

Universitas Brawijaya (UB), sebagai salah satu universitas terbaik di Indonesia dengan jumlah mahasiswa terbesar yaitu 65 ribu orang, berkomitmen membangun ekosistem halal dengan menyediakan produk halal dan thayyib demi menjaga kualitas serta higienitas produknya. Salah satu badan usaha milik UB, Badan Usaha Non Akademik, ikut berpartisipasi dalam menyediakan produk halal di unit usahanya, seperti UB Kantin, Coffee Shop UBGH, Griya Brawijaya Catering dan UB Coffee. Tidak hanya dalam hal pengelolaan, UB Kantin juga berkomitmen memberikan produk halal dan tahyyib baik pada produk makanan maupun minuman. Hingga pada tahun 2018 lalu UB Kantin memperoleh sertifikasi halal dari MUI, menjadikannya kantin universitas pertama yang bersertifikat halal.

Namun, pada praktiknya, menyediakan makanan halal bukanlah perkara mudah. Hal ini dikarenakan sulitnya menemukan bahan makanan atau minuman yang terpercaya sudah bersertifikat halal sesuai dengan kriteria Sistem Jaminan Halal (SJH). Misalnya produk yang sudah habis masa sertifikasi halalnya, atau bahkan memalsukan sertifikat halal pada produknya.

Mengatasi hal tersebut, Direktur BUNA, Dr. Anthon Efani berinisiasi untuk membuat sebuah depo halal, dimana depo halal ini akan menyediakan berbagai macam kebutuhan produk makanan dan minuman yang sudah bersertifikat halal. Bersama timnya yaitu dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Sri Palupi Prabandari, SE., MM., Ph.D. dan Dr. M. Khoiru Rusydi, M.Ak., BKP., Ak., CA., Dr. Anthon Efani mendapatkan kesempatan sebagai salah satu penerima Hibah Penelitian Pengembangan Usaha dari Badan Pengelola Usaha (BPU) melalui LPPM UB.

Penelitian yang juga melibatkan mahasiswa dan staf BUNA ini berjudul “Desain Pengembangan Depo Pangan Halal untuk Menunjang Kebutuhan Unit Usaha Badan Usaha Non Akademik Universitas Brawijaya.” Tujuan utama dari penelitian ini sendiri adalah melakukan studi kelayakan pengembangan Depo Pangan Halal serta merancang model pembangunan Depo Pangan Halal, seperti sistem manajemen, sistem operasional, pengelolaan keuangan, sistem penjualan dan pemasaran, dan rancangan bangunan atau layout.

Dengan adanya penelitian ini, diharapkan Depo Pangan Halal menjadi pilot project BUNA dalam hal ekspansi bisnis dan peningkatan value kegiatan bisnis BUNA. Selain itu, jika sudah berkembang, Depo Pangan Halal juga dapat menjadi percontohan bagi Depo Pangan Halal lainnya di Indonesia.

WhatsApp chat